Selasa, 29 April 2014

Beranda » » Berita Gosip Terbaru Dunia Hiburan Indonesia Dan Luar Negeri: Firman Bintang: Spider-Man 2 Akan Membunuh Film Indonesia

Berita Gosip Terbaru Dunia Hiburan Indonesia Dan Luar Negeri
Berita Hiburan Liputan6.com menyajikan kabar berita gosip artis terbaru, dunia musik KPOP, lagu dan Film Indonesia hari ini 
Free Bestselling eBooks

It's easy: sign up in under 10 seconds, tell us what kind of eBooks you love & we'll email you a list of deals every day - FREE! Join now!
From our sponsors
Firman Bintang: Spider-Man 2 Akan Membunuh Film Indonesia
Apr 29th 2014, 07:40, by Hernowo Anggie

Firman Bintang menghkawatirkan munculnya film The Amazing Spider-Man 2: Rise of Electro akan mematikan film Indonesia.

Liputan6.com, Jakarta Firman Bintang kembali melemparkan pernyataan yang cukup mengejutkan. Firman yang merupakan Ketua Umum Persatuan Produser Film Indonesia (PPFI) sempat mengkritik film The Raid 2: Berandal yang menurutnya sebuah film yang tak patut dibanggakan karena menampilkan kekerasan.

Kali ini, Firman mengeluhkan dan mengkhawatirkan film The Amazing Spider Man 2: Rise of Electro, yang sebentar lagi akan tayang di Tanah Air. Firman mengatakan, munculnya film besutan Mark Webb itu akan menyingkirkan kehadiran film-film Indonesia.

"Dalam tiga minggu ini, biasanya tiga film nasional beredar. Karena menyisakan satu judul saja, slot yang tersisa otomatis akan diberikan kepada film The Amazing Spider-Man 2," ucap Firman melalui rilis media yang diterima Liputan6.com di Jakarta, Selasa (29/4/2014).

Firman melanjutkan, ada satu film lokal yang akan tayang bersamaan dengan film yang dibintangi Andrew Garfield dan Emma Stone itu, yakni Guardian yang disutradarai oleh Helfi Kardit.

"Konsekuensinya film Indonesia yang akan beredar di tanggal yang sama dengan The Amazing Spider-Man 2, yaitu film berjudul Guardian, bersiap akan tergilas dalam peredarannya," urai Firman.

"Sehingga dengan kondisi itu, saya menyebut hal ini merupakan pembunuhan terhadap film Indonesia," kritik Firman.

Adik bos media Ilham Bintang itu berani memastikan karena ketiadaan tentang aturan tata edar dalam perfilman di Indonesia menjadi faktor utama pembunuhan terhadap film-film lokal.

Ia juga membandingkan penayangan film lokal dan film The Amazing Spider-Man 2: Rise of Electro dipastikan akan timpang. Sebab, film The Amazing Spider-Man 2: Rise of Electro akan dimainkan di lebih dari 400 layar.

"Adakah BPI (Badan Perfilman Indonesia) atau Kementrian Parekraf peduli pada fenomena yang berbahaya  ini?," tanya Firman, yang merupakan produser film horor dan komedi.

(Fei)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions