PENUAAN dini merupakan ancaman yang banyak dikhawatirkan orang. Pasalnya, selain meredupkan kepercayaan diri, penuaan diri membuat tampilan jadi kurang menarik.
Untuk meminimalisasi kehadiran penuaan diri, melakukan perawatan tepat jadi kuncinya. Salah satu yang bisa dilakukan ialah merawat diri dengan menggunakan produk yang tepat.
Murad misalnya. Sebagai label skincare dan dermatologi reputasi label Murad tak perlu disangsikan lagi. Terlebih founder Dr. Howard Murad, Md, FAAD juga aktif melakukan penelitian komprehensif dan banyak memperoleh penghargaan dari berbagai institusi bergensi di dunia.
Saat ini Dr. Murad hadir di Jakarta memperkenalkan filosofi label Murad secara mendalam, sekaligus berbagi sudut pandang serta pengetahuan yang dihasilkan dari riset panjangnya dan studi klinis terbarunya mengenai, "Inclusive Health".
Pemikiran "Inclusive Health" lahir dari perkembangan penelitian atas "The Science of Cellular Water". Dari sudut pandang tersebut bisa memerlihatkan bahwa "kehilangan air" di dalam tubuh merupakan hal menyebabkan masuknya penyakit dan penuaan dalam tubuh.
Oleh karena itu, Dr Muray mengatakan bahwa air merupakan elemen penting yang harus kita minum.
"Sumber terbaik air adalah buah dan sayuran segar. Buah-buahan dan sayuran sarat dengan vitamin menyehatkan, mineral, omega 3, dan serat,"ujar Dr Muray dalam konferensi pers di Century Hotel, Senayan Jakarta, Kamis (23/5/2013).
Oleh karena itu, mengoptimalkan mekanisme homeostasis air dapat memaksimalkan fungsi setiap sel, kesehatan setiap sistem dan kesehatan seluruh tubuh.
Untuk itu, "Inclusive Health" melahirkan ide untuk memanfaatkan kulit sebagai mikrosom untuk sarana transportasi air di dalam tubuh, terlebih setiap lapisan kulit memiliki keunikan fungsi, penyeimbangan cellular water dan method of water regulation.
Berdasarkan penelitian tersebut lahirlah pemikiran "Inclusive Health : The New Science of Youth" yang mengedepankan pola pikir bahwa "membangun perasaan muda secara tidak langsung dapat menjadi alat untuk melawan penuaan".
Beberapa individu yang pernah menjadi bagian dari penelitian tersebut mengakui bahwa pemikiran tersebut bukan hanya sebagai sarana perawatan kulit, tetapi juga seperti "lifecare". (ind) (tty)